Surabaya, Beritasatu.com – Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai kekuatan PSS Sleman menjelang pertemuan kedua tim pada lanjutan Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (18/10/2026) malam.
Tavares menyoroti sejumlah keunggulan Super Elja, mulai dari pemain asing, penyerang bertubuh tinggi, pemain dengan kecepatan, hingga winger senior Riko Simanjuntak yang berpengalaman di kompetisi sepak bola Indonesia.
Kewaspadaan Persebaya meningkat setelah PSS Sleman meraih kemenangan telak 3-0 atas PSM Makassar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/10/2026). Dalam pertandingan tersebut, Hiromu Tanaka dan Matheus Fornazari turut menyumbang gol bagi Super Elja.
Kemenangan atas Isenmulang Jadi Bekal Persebaya Jamu PSS
Menurut Tavares, hasil tersebut menjadi gambaran bahwa PSS memiliki sejumlah pemain dengan karakteristik berbeda yang dapat menghadirkan ancaman bagi pertahanan Persebaya.
ADVERTISEMENT
“Mereka memiliki sejumlah pemain bertubuh tinggi, termasuk penyerang dengan tinggi lebih dari dua meter. Ada juga pemain yang bisa bermain sebagai winger, penyerang lubang, maupun penyerang tengah, dengan tinggi sekitar 190 sentimeter. Selain itu, mereka memiliki (Gustavo) Tocantins dan pemain asal Jepang (Tanaka) yang mencetak dua gol pada pertandingan terakhir,” ujar Tavares, Kamis (15/10/2026).
Pelatih asal Portugal itu menegaskan, kekuatan PSS tidak hanya bertumpu pada pemain asing. Kehadiran Riko Simanjuntak juga perlu diantisipasi oleh Persebaya karena pengalaman winger tersebut di kompetisi sepak bola Indonesia.
Selain memiliki pemain yang mampu memberikan ancaman di lini depan, PSS juga diperkuat sejumlah pemain lokal berpengalaman dan pemain asing di sektor pertahanan.
Cuma Menang Tipis atas Isenmulang, Persebaya Dituntut Lebih Klinis
“Jangan lupakan Riko Simanjuntak yang berpengalaman dan sudah sangat mengenal kompetisi Super League. Sementara itu, lini pertahanan mereka diperkuat sejumlah pemain asing dan pemain lokal berpengalaman,” imbuhnya.
Karakter permainan PSS tersebut membuat Persebaya perlu menjaga kedisiplinan sepanjang pertandingan. Antisipasi terhadap umpan silang, duel udara, dan serangan cepat menjadi bagian penting dari persiapan tim berjuluk Bajul Ijo tersebut.
Tavares menilai Persebaya harus mampu mengantisipasi strategi lawan sesuai karakter pemain yang diturunkan. Ketika PSS mengandalkan pemain bertubuh tinggi, Bajul Ijo perlu membatasi peluang lawan mengirimkan umpan silang ke area berbahaya.
Sebaliknya, jika PSS memaksimalkan kecepatan pemain depan, lini pertahanan Persebaya harus mampu menjaga kedalaman dan jarak antarpemain agar tidak memberikan ruang bagi lawan untuk melakukan penetrasi.
“Jika mereka mengandalkan pemain-pemain bertubuh tinggi di lini depan, kami harus berusaha mencegah umpan silang masuk ke area berbahaya. Jika mereka mengandalkan pemain yang memiliki kecepatan, kami harus mampu mengontrol kedalaman pertahanan dan menjaga jarak antarpemain agar tidak memberikan ruang bagi lawan,” tuturnya.
Berdasarkan klasemen sementara Super League 2026/2027 per Kamis (15/10/2026) pagi, Persebaya berada di posisi keenam dengan koleksi delapan poin. Sementara itu, PSS Sleman menempati peringkat ke-12 dengan tiga poin.
Pertandingan di Stadion GBT menjadi kesempatan bagi Persebaya untuk memperbaiki posisi di klasemen. Namun, kemenangan PSS atas PSM menjadi pengingat bagi tuan rumah agar tidak meremehkan lawan yang memiliki variasi kekuatan di lini depan.
